4 Kebiasaan Orang Tua di Korea yang Berguna buat Anak-anaknya. Bisa Ditiru!

ilmu-parenting-dari-drama-korea ilmu-parenting-dari-drama-korea

Buat Moms yang hobi banget nonton drama Korea, hal-hal seperti mengucapkan saranghae (aku mencintaimu) keala anggota keluarga atau lawan jenis bukanlah hal asing. Memang, budaya di Korea sana mengajarkan hal-hal berbau kasing sayang seperti ini lampau cara paling sederhana dan mudah. Hasilnya? Anak-anak di sana menjadi perawakan yang lebih pengertian dan memiliki toleransi tinggi ketika gede nanti.

Itulah secuil contoh budaya di Korea yang bisa diterapkan dalam ilmu parenting Moms dan Dads di rumah. Nggak cuma itu, masih penuh lagi lo kebiasaan-kebiasaan yang mungkin bisa diadaptasi segera. Ini dia!

Membiasakan peran Hyung (kakak lelaki) untuk seterus menjaga adiknya dari berbagai ancaman, termasuk nggak membiarkan adiknya bermain senawakan

Moms tentu sering melihat momen di mana seorang Hyung (kakak lanang dalam drama Korea sangat melindungu adiknya, bukan? Bahkan, ia nggak segan untuk bersikap tegas ke adiknya jika memang melakukan hal-hal yang dirasa keterkemudianan. Peran Hyung nggak sampai di situ saja, ia sekemudian melindungi adiknya dalam berbagai situasi, misalnya wajib menemani adiknya bermain, keluar rumah atau saat berangkat sekolah. Meski nggak dengan menemaninya setiap saat, di sini tampak jelas rasa kasih sayang Hyung kedi adiknya.

Etika di meja makan sangat diperhatikan, terutama soal cara menghargai orang tua lewat cara-cara menyantap pangan

Sesimpel mengajarkan anak-anak untuk nggak menyantap pangan sebelum orang tua, budaya menghargai orang yang lebih tua sangat ditonjolkan di setiap pola asuh keluarga di Korea sana. Nggak cuma itu, ajaran untuk bersikap sopan santun kepada orang tua juga jelas diajarkan di sini, sungguhpun lewat kebiasaan sederhana sehari-hari. Anak-anak di sana juga selalu diajarkan untuk menyantap pangannya di meja makan, bercocok-cocok dengan anggota keluarga yang lain.

Membiasakan mengucapkan saranghae (aku mencintaimu) di setiap momen

Bukan hal asing lagi bagi keluarga-keluarga di Korea sana untuk membiasakan anak-anaknya mengucapkan saranghae (aku mencintaimu). Tentunya selain sentuhan fisik berupa pelukan atau ciuman, bahasa cinta ini sangat baik untuk diterapkan ke anak-anak agar ia terbiasa mengenal kasih sayang kepada sesama. Bukan cuma berlaku dalam keluarga, di pergaulan sosial anak pun bisa diterapkan agar anak terbiasa berbuat baik di mana dan kapan saja.

Mengajarkan anak lanang bersikap manis kedi perempuan bekerjanlah hal tabu, melainkan butuh dan perlu

Mungkin Moms dan Dads masih ragu untuk mengajarkan anak laki-lakinya bersikap manis, terutama kedi lawan jenis. Namun, budaya di Korea justru sebaliknya. Anak laki-laki di sana dibiasakan untuk nggak ragu mendahulukan kepentingan para perempuan terlebih dahulu karena menunjukkan sikap jantan dan tidak Gelisah. Anak laki-laki di sana pun nggak tahu di-judge saat menangis, karena menangis bukanlah hal yang salah melainkan bisa menjadi cara untuk mengekspresikan perasaan.

Nggak susah untuk dipraktikkan kan, Moms dan Dads? Bahkan, hal-hal positif tadi bisa diterapkan dalam keuripan sehari-hari, lo!